Senin, 18 Juni 2012

Tasawuf dan Gerakan New spiritualisme



       I.         Pendahuluan
Tasawuf merupakan sebuah kajian dan keilmuan yang bersifat universal, karena di dalamnya terdapat beberpa kajian yang mengupas tuntas beberapa problema masyarakat baik itu yang bersifat bathiniyah (individu) dan dhohiriah (umum). Seperti contoh ketika seseorang itu disajikan dalam sebuah problema kehidupan modern banyak masyarakat yang lalai dan tak mampu memecahkan masalah itu, dari sini tasawuf sangatlah berperan aktif terhadap masalah-masalah yang ada disekitar karena tasawuf sendiri sudah tak bersifat pribadi akan tetapi bersifat umum dan lebih condong lagi di kehidupan sosial terutama masalah “ gerakan spritualitas “ .
Pada makalah kali ini pemakalah ingin mencoba mengupas problema spiritualitas dalam pandangan tasawuf yang bertujuan untuk menjabarkan bagaimana peran aktif tasawuf dalam menanggapi masalah spritualitas itu sendiri.
    II.         Rumusan masalah
A.    Bagaimanakah Pengertian Tasawuf dan Gerakan New Spiritualisme?
B.     Bagaimanakah Peran Tasawuf Terhadap Gerakan New Spiritualisme?

 III.         Pembahasan
A.    Pengertian tasawuf dan Gerakan New Spiritualisme
Tasawuf berasal dari berasal dari kata Shaf (barisan), Shafa (bersih/jernih),Shuffah (emperan masjid Nabawi yang didiami oleh sebagian sahabat anshor),Shuffanah (Nama kayu yang tumbuh dipadang pasir ). Dan juga dalam bahasa Yunani yaitu Theosofi yang (berarti ilmu ketuhanan), dan juga Shuf yang berarti (Bulu Domba) selanjutnya orang yang berpakaian bulu domba disebut Mutashawwif dan prilakunya tersebut dinamakan tasawuf.[1]
Menurut Syekh Ibn Ajiba (m.1809) Tasawuf adalah suatu ilmu yang dengannya Anda belajar bagaimana berperilaku supaya berada dalam kehadiran Allah SWT, ada melalui penyucian batin dan mempermanisnya dengan amal baik. Jalan tasawuf dimulai sebagai suatu ilmu, tengahnva adalah amal. dan akhirnva adalah karunia Ilahi. Syekh as-Suyuthi berkata, "Sufi adalah orang yang bersiteguh dalam kesucian kepada Allah, dan berakhlak baik kepada makhluk"[2]
Tasawuf merupakan elemen penting dalam kehiupan sehari-hari karenanya tasawuf itu sendiri banyak peran didalamnya seperti contoh peran dalam masyarakat umum dan problem-problem yang ada meliputi politik, pluralisme agama, intelektual, dan spiritualisme. Jika kita lihat dalam lingkungan masyarakat modern sendiri banyak beberapa aliran dan golongan yang muncul yang mengaku dan mengatas namakan spiritualitas. Disinilah tasawuf menjembatani beberapa problema masyarakat itu sendiri.
Gerakan New Spiritualisme (pembaharuan) merupakan suatu gerakan yang bertujuan memperbaharui teks agama. Munculnya gerakan ini dikarena pemahaman lama di anggap tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman.  Seperti contoh gerakana neo sufisme yang dipelopori oleh Ibnu Taymiyyah dan Ibnu qoyyim al jauziyyah dan beberpa tarekat tarekat yang ada di Indonesia seperti halnya tarekat syadziliyyah dan tarekat naqsabandiyah [3]

B.     Peran tasawuf terhadap gerakan new spiritualisme
Tasawuf mempunyai kaitan penting terhadap beberapa problema masyarakat yang menyajikan teori-teori khusus yang digunakan kaum sufi pada zaman Nabi, akan tetapi pada perkembangannya banyak beberapa aliaran dan golongan yang mempunyai institusi yang bertujuan untuk pembaharuan yang mulanya berpacu terhadap kajian klasik menjadi kajian modern tasawuf yang menjabarkan secara luas khususnya mengacu pada interaksi sosial masyarakat.
Seperti yang dikatakan oleh Husen Nasr dalam  Islam and Pligh Of Modern Man menyatakan bahwa akibat masyarakat modern yang mendewakan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadikan mereka berada dalam wilayah pinggiran eksistensinya sendiri, bergerak menjauh dari pusat, sementara pemahaman agama yang berdasarkan wahyu[4].
Jadi tasawuf ini mempunyai peran aktif untuk menjembatani beberapa aliran pembaharuan dengan selalu bertegang teguh pada al qur’an hadist . seperti halnya Karya para orientalis yang berusaha menggali dimensi spiritual agama-agama Timur sekalipun dalam kerangka konseptual mereka yang khas, termasuk Islam, turut memperbesar minat terhadap spiritualisme dan pencarian pengalaman mistik di Barat, melalui tulisan dan terjemahan mereka atas karya-karya asli tentang tradisi-tradisi, kesenian, kultur, falsafah dan agama-agama Timur.[5]

 IV.         Kesimpulan
Tasawuf adalah suatu ilmu yang dengannya Anda belajar bagaimana berperilaku supaya berada dalam kehadiran Allah SWT, ada melalui penyucian batin dan mempermanisnya dengan amal baik. Jalan tasawuf dimulai sebagai suatu ilmu, tengahnva adalah amal. dan akhirnva adalah karunia Ilahi. Sedangkan Sufi adalah orang yang bersiteguh dalam kesucian kepada Allah, dan berakhlak baik kepada makhluk.
Gerakan New Spiritualisme (pembaharuan) merupakan suatu gerakan yang bertujuan memperbaharui teks agama. Munculnya gerakan ini dikarena pemahaman lama di anggap tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Dengan adanya gerakan pembaharuan yang berkembang di zaman modern seperti gerakan New Spritiualisme yang mana masyarakat modern tersebut lebih mendewakan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadikan mereka berada dalam wilayah pinggiran eksistensinya sendiri, bergerak menjauh dari pusat, sementara pemahaman agama yang berdasarkan wahyu. Kemudian ilmu tasawuf berperan dalam gerakan tersebut untuk menjembatani beberapa aliran pembaharuan dengan selalu bertegang teguh pada al qur’an hadist.
    V.         Penutup
Demikian makalah yang kami susun, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca, penulis menyadari makalah ini masih banyak kekurangan oleh karena itu saran dan kritik dari para pembaca sangat kami harapkan untuk perbaikan makalah kami selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA
Syukur, Amin, Menggugat Tasawuf , Jogjakarta: Pustaka Pelajar, 1999
http:// pustaka.abatasa.com/pustaka/8Mei2012




[1] Prof.H.Amin Syukur, MA “Menggugat Tasawuf “ Jogjakarta; Pustaka Pelajar, 1999. Hlm. 8                                       
[2] http:// pustaka.abatasa.com/pustaka/8Mei2012
[3] Ibid. hal. 144
[4] Op.cit. hal. 112

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar